Segala puji bagi Allah Subhaanahu wa Ta’ala, atas Naungan Rahmat dan Hidayah-Nya yang senantiasa menaungi perjalanan hidup kita, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi yang mulia yang tiada nabi setelahnya, Yakni junjungan alam Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam dan atas keluarga beserta para sahabatnya hingga pengikutnya sampai akhir jaman. Amma ba’du.

Thursday, April 14, 2016

Hukum Mad



HUKUM BACAAN PANJANG PENDEK

Hukum Madd
Adalah hukum bacaan yang berkaitan dengan panjang pendeknya bacaan sesuai harokatnya.

1. Harakat artinya gerak, yaitu gerak sedang, seperti gerak jari, angguk atau ketukan dalam irama musik. Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian berikut ini :

1 harakat = 1 gerak atau 1 ketukan
2 harakat = 2 gerak atau 2 ketukan
3 harakat = 3 gerak atau 3 ketukan
4 harakat = 4 gerak atau 4 ketukan
5 harakat = 5 gerak atau 5 ketukan
6 harakat = 6 gerak atau 6 ketukan

2. Alif adalah salah satu huruf hijaiah yang bersifat netral, tidak masuk dalam kelompok Qamariah maupun Syamsiah, kemudian dijadikan istilah untuk menentukan ukuran bacaan panjang, dengan nilai sebagai berikut :
1 Alif = 2 harakat = 2 gerak atau 2 ketukan
1,5 Alif = 3 harakat = 3 gerak atau 3 ketukan
2 Alif = 4 harakat = 4 gerak atau 4 ketukan
2,5 Alif = 5 harakat = 5 gerak atau 5 ketukan
3 Alif = 6 harakat = 6 gerak atau 6 ketukan

Membaca tanda harokat panjang 5 harokat di ikuti tanda hamzah: boleh mengayun panjang
Membaca tanda harokat panjang 5 harokat dengan tanpa mengayun yg di ikuti tanda tasjid


Kaidah dalam membaca huruf fathah adalah:
Fathul Fammi fathan taammam: membuka rongga mulut dengan bukaan yang sempurna
Pengertian Madd menurut lughoh ( bahasa ) adalah :  ( AL-MATHU )
 Artinya : memanjangkan atau pengertian Madd menurut lughoh itu adalah
( AZZIYAADATU ) artinya : tambahan. 
sedangkan pengertian Madd menurut Ishtilah adalah : 
إطالة الصوت بحرف من حروف المد الثلاثة 
( ITHOOLATUSHSHOUTI  BIHARFIN  MIN HURUUFIL-MADDITSTSALAATSATI )

Artinya : memanjangkan suara dengan huruf dari huruf-huruf mad yang tiga.   Hukum Madd terbagi 2 bagian, yaitu : MADD ASHLI  dan  MADD FAR'I

MAD ASHLI  (Mad Thobi’i)

Madd Ashli adalah Madd yang tidak membutuhkan sebab, seperti “hamzah” atau “sukun”.
 yang dimaksud sebab disini adalah : hal-hal yang menyebabkan Madd Ashli menjadi Madd Far’i, seperti “hamzah” atau “sukun” yang terletak sesudah huruf Madd.
jadi apabila setelah huruf Madd  tidak menghadapi “hamzah” atau “sukun” maka disebut MADD ASHLI,tapi apabila setelah huruf Madd menghadapi
“hamzah” atau “sukun” maka secara otomatis berubah menjadi MADD FAR'I.
adapun huruf  Madd  jumlahnya ada 3 itu yaitu :
بَا
 
1.    Huruf  ALIF setelah huruf  yang berharkat FATHAH  ------------------
بُوْ
 
2.    Huruf WAU MATI setelah huruf yang berharkat DHOMAH  ----------
بِيْ

 
3.    Huruf YA MATI setelah huruf yang berharkat KASROH. --------------

قَالَ ( QOOLA )        يَقُوْلُ  ( YAQUULU )          قِيْلَ ( QIILA )
cara membaca MADD ASHLI adalah dengan cara memanjangkan bacaan kira-kira ukuran 2 harkat ( satu alif ) baik disaat washol ataupun waqof.  contoh seperti lafazh :

MADD ASHLI disebut juga MADD THOBI'I.  alasannya yaitu :
لان صاحب الطبيعة السليمة لا ينقصه عن حده ولايزيدعليه
LIANNA SHOHIBATH THOBII'ATISSALIIMATI LAA YANQUSHUHU 'AN HADDIHI WALAA YAZIIDU 'ALAIHI

Dengan kata lain apabila alif terletak sesudah fathah atau Yaa Sukun sesudah Kasrah atau Wau sesudah Dhamah maka hukum bacaannya adalah sepanjang dua harkat ( Dua ketukan ) atau disebut satu alif, Contoh :
 Fiyha di baca fiiha       فِيْ هَا                           Quwluw  baca Quuluu            قُوْلُوْ Artinya : sesungguhnya seorang yang mempunyai thobi'at yang baik,tidak akan mengurangi atau menambah panjang bacaan dari yang telah di tentukan.
Maksudnya, ketentuan bahwa Madd Ashli  harus dibaca panjang 2
harkat, tidak mungkin dikurangi atau ditambah oleh orang yang mempunyai thobi'at baik, jadi orang tersebut akan membaca Madd Ashli  sesuai ketentuan, yakni 2 harkat, tidak kurang dan tidak lebih.


HUKUM MAD FAR’I
المدالزائدعلى المدالأصلي بسبب من همزاوسكون
MADD FAR'I  adalah MADD yang merupakan cabang dari Madd Ashli  yang disebut :



( AL-MADDUZZAA-IDU  'ALALMADDIL-ASHLIYYI BISABABIN MIN HAMZIN AU SUKUUNIN )

Madd yang merupakan hukum tambahan dari Madd Ashli  , yang disebab kan oleh Hamzah atau Sukun.

dalam Ishtilah lain yang disebut MADD FAR'I adalah :

 هوما يتوقف على سبب من همزاوسكون
( HUWA MAA YATAWAQQOFU  'ALAA  SABABIN  MIN  HAMZIN  AU  SUKUUNIN )
Artinya : yaitu Madd yang butuh terhadap sebab, dari Hamzah , Sukun, Atau Tasydid.
yang mana Hamzah atau Sukun disini terletak setelah huruf  Madd.
adapun jumlah MADD FAR'I semuanya ada 13 yaitu :

MADD  yang disebabkan karena Hamzah ada 4 :
1.  MADD WAAJIB MUTTASHIL                        مد واجب متصل  
yang disebut Madd Wajib Muttashil adalah : 
 هوان يكون المد والهمزة في كلمة واحدة
( HUWA AN YAKUUNALMADDU WALHAMZATU FII  KALIMATIN WAAHIDATIN)

Artinya : yaitu apabila Huruf Madd dan Hamzah berada dalam satu kalimah.
panjang bacaan Madd Wajib Muttashil  adalah ukuran : 5 harkat
 ( 2 alif setengah )        contoh sepertilafazh :

جَاءً ( JAAAAA-A )
 اُولَئِكَ     ( ULAAAAA-IKA ) dll.
2. MADD JAA-IZ MUNFASHIL    مد جائز منفصل  
yang disebut Madd Jaiz Munfashil adalah :
 هوما كان حرف المد في كلمة والهمزة في كلمة اخرى 
( HUWA MAA KAANA HARFULMADDI FII KALIMATIN WALHAMZATU FII KALIMATIN UKHROO )

Artinya : yaitu apabila Huruf Madd pada satu kalimah, sedangkan Hamzah berada pada kalimah yang lain.

jadi antara Huruf Madd dan Hamzah berada pada kata yang terpisah maka itulah yang disebut Madd Jaiz Munfashil. 

Panjang bacaan Madd Jaiz Munfashil  adalah ukuran : 2-5 harkat.
 boleh dibaca 2 harkat ( satu alif ), yaitu ketika bacaan HADR ( CEPAT )
 boleh dibaca 4 harkat ( dua alif ), yaitu ketika bacaan TADWIIR ( SEDANG )
 boleh dibaca 5 harkat ( dua alif setengah ), yaitu ketika bacaan TARTIIL
 ( LAMBAT )

contoh seperti lafazh :
   لَا اَعْبُدُ  (LAA-A'BUDU) (LAAAA-A'BUDU)  (LAAAAAA'BUDU)  
3. MADD SHILAH    مد صلة  
yang disebut Madd Shilah adalah :
 هوحرف مد زائد مقدربعدهاءالضمير 
( HUWA  HARFU MADDIN  ZAA-IDUN  MUQODDARUN  BA'DA  HAA-IDHDHOMIIRI )

Artinya : yaitu : huruf MADD yang menjadi tambahan, yang diperkirakan setelah HA dhomiir )  jadi, ketika HA dhomiir dibaca panjang, itu dikarenakan pada HA tersebut terdapat huruf Madd, tetapi huruf Madd tersebut hanya ada pada pengucapannya, tidak ada dalam tulisannya,( MUQODDAR/diperkirakan)
 apabila HA dhomiir nya berharkat Dhomah maka huruf Madd yang diperkirakannya adalah wau mati, dan apabila HA Dhomiir nya berharkat Kasroh maka huruf Madd yang diperkirakannya adalahYA MATI.

Madd Shilah terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :
1.  ( MADD SHILAH QOSHIROH )         مد صلة قصيرة 
yaitu apabila setelah HA Dhomiir tidak menghadapi Hamzah, panjang bacaan nya 2 harkat ,      seperti contoh lafazh :
لربه لكنود
 انه لقول
رجعه لقادر

( LIROBBIHII  LAKANUUD )


( INNAHUULAQOULUN )


( ROJ'IHII  LAQOODIR )
2.   ( MADD SHILAH THOWIILAH ) مد صلة طويلة 
yaitu apabila setelah HA Dhomiir menghadapi Hamzah, panjang bacaan nya  2-5 harkat  boleh dibaca 2, atau 4, atau 5 harkat. seperti MADD JAA-IZ MUNFASHIL.
seperti contoh lafazh : 
به ازواجا (BIHII AZWAAJAA) ( BIHIIII AZWAAJAA)(BIHIIIIIAZWAAJAA)
وثاقه احد  (WATSAAQOHUUAHAD)  ( WATSAAQOHUUUU AHAD)      
(WATSAA QOHUUUUU AHAD) dll. 

Diisyaratkan bagi MADD SHILAH, sebelum HA Dhomir atau sesudahnya jangan didahului oleh huruf yang mati/sukun  dan jangan menghadapi huruf yang mati/sukun. apabila HA Dhomir tersebut didahului atau menghadapi huruf yang mati, maka tidak disebut MADD SHILAH, (tidak jadi panjang ) seperti contoh
lafazh :     ربه الأعلى  ( ROBBIHIL-A'LAA )            أنه الحق ( ANNAHUL-HAQQU )
kecuali pada lafazh :   
فيه  ( FIIHII )
suroh al-furqoon ayat : 69, HA Dhomirnya  dibaca panjang 2 harkat, walaupun didahului oleh huruf yang sukun/mati. yang disebut :  MADD MUBALAGHOH.

4. MADD BADAL.    بدل  مد
yang disebut Madd Badal adalah :
 هوان يجتمع المد مع الهمزة في كلمة لكن تتقدم الهمزة على المد
( HUWA- AN YAJTAMI'AL-MADDUMA'AL-HAMZATI FII KALIMATIN LAAKIN  TATAQODDAMUL-HAMZATU 'ALALMADDI )

Artinya : yaitu berkumpulnya Huruf Madd serta Hamzah dalam kalimah tetapi posisi Hamzah lebih dahulu daripada Madd
panjang bacaan Madd Badal adalah : 2 harkat.                
contoh seperti lafazh    آمَنُوا (AAMANUU)   إِيمَانًا  (IIMAANAN)   أُوْتِيَ  (UUTIYA)
Mad syibhul badal :
yaitu setiap hamzah yg berharkat tanwin fathah yg di baca waqof.
Panjangnya 1 alif atau 2 harokat    contoh :
النِّسَاءً               Nisa- an di baca nisa a    
شَيْئًا                                       Syai – an dibaca syai - aa
MAD terjadi karena sebab Waqaf (tanda berhenti)  ada 3:
5.  MADD 'IWADH     مد عوض
Madd ‘iwadh adalah : 
هوالوقف على التنوين المنصوب في آخرالكلمة
(HUWAL-WAQFU 'ALATTANWIINIL-MANSHUUBI FII AAKHIRILKALIMATI)

Artinya : yaitu waqof ( berhenti bacaan ) pada Tanwin  Fathah pada akhir kalimah panjang bacaan Madd ‘iwadh adalah : 2 harkat.

seperti contoh lafazh :                         كَبِيرًا     ( KABIIRON ) dibaca KABIIROO
                                     أحَدًا      ( AHADAN ) dibaca : AHADAA
                                      حَكِيْمًا ( HAKIIMAN ) dibaca : HAKIIMAA
kecuali apabila waqof pada tanwiin fathah di akhir kalimah, sedangkan huruf yang berharkat tanwin fathah itu adalah huruf   ة (TA MARBUTHOH)
maka tidak dibaca panjang melainkan huruf  TA MARBUUTHOH nya di sukunkan.   seperti contoh lafazh :
بُكْرَةً BUKROTAN ) dibaca BUKROH  jangan dibaca : BUKROTAA dll. 
6.  MADD LIIN                      مد لين
 Yang disebut Madd  Liin adalah :
 هوان يقع بعد حرفيه حرف ساكن عرض للوقف
( HUWA ANYA QO'A BA'DA HARFAYHI HARFUN SAAKINUN'ARODHOLIL-WAQFI)
 
Artinya : yaitu apabila setelah dua huruf  LIIN ( WAU dan YA sukun setelah harkat fathah ) terdapat sukun 'ARIDHI ( sukun karena waqof )
Panjang bacaan
Madd  Liin adalah : sama dengan MADD 'ARIDH LISSUKUUN yaitu : 2-6 harkat  ( boleh dibaca 2, 4, atau 6 harkat.)  seperti contoh lafazh :
 مِنْ خَوْف   (MIN KHOUUF)  atau (MIN KHOUUUUF) atau (MIN KHOUUUUUUF)
syarat bisa dibaca Madd  Liin adalah : ketika setelah huruf LIIN ( WAU atau YA sukun setelah harkat Fathah ) menghadapi sukun 'ARIDHI/sukun karena diwaqofkan. tapi apabila setelah huruf LIIN tersebut tidak bertemu dengan SUKUN 'ARIDHI, maka tidak dibaca Madd  Liin melainkan hanya dibaca LIIN saja, dibaca lunak/lembut tanfa memakai MADD.( tidak dibaca panjang )

7. MADD 'AARIDH LISSUKUUN                              مدعارض للسكون 
Yaitu setiap huruf mad bertemu dengan huruf hidup yang di bca waqof. Panjang.a boleh memilih 1,2 atau 3 alif tapi yg paling sempurna 3 alif atau 6 harkat contoh : muslimuuna di baca muslimuun
Madd Aridh lisukun adalah :
 هوالوقف على آخرالكلمة وكان قبل الحرف الموقوف عليه احد حروف المدالطبعي التي هي الالف والواو والياء 
( HUWAL-WAQFU 'ALAA  AAKHIRILKALIMATI WA KAANA QOBLAL HARFIL - MAUQUUFI 'ALAIHI  AHADU HURUUFIL-MADDITTHOBI 'ILLATII HIYAL-ALIFU WALWAA-WU WALYAA-U )

Artinya : yaitu waqof pada akhir kalimah ( berhenti bacaan ) sedangkan sebelum huruf yang di waqofkan itu merupakan salasatu huruf Madd Thobi'i,yaitu : ALIF dan WAU dan YA. 
Adapun panjang bacaan Madd Aridh lisukun  adalah ukuran : 2-6 harkat.
boleh dibaca : 2 harkat ( satu alif ), yaitu dibaca :
                    
قَصْرِ  ( QOSHR )
boleh dibaca : 4 harkat ( dua alif ), yaitu dibaca:               
تَوَسُطً ( TAWASUTH )
boleh dibaca : 6 harkat ( tiga alif ), yaitu :                                        
طُوْلِ  ( THUUL )
contoh seperti lafazh :                   
مُسْلِمُوْنَ ( MUSLIMUUN ) ( MUSLIMUUUUN ) (MUSLIMUUUUUUN )

MADD  yang disebabkan karena Sukun atau Tasydid :
8. MADD LAAZIM KILMII MUKHOFFAF                    مد لازم كلمي مخفف


44
 
yang disebut Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf adalah : 
 هوان يكون بعد حرف المد حرف ساكن   
( HUWA  AN YAKUUNA  BA'DA  HARFIL-MADDI HARFUN  SAAKINUN )

Artinya : yaitu apabila setelah Huruf Madd, terdapat Huruf yang bersukun.
panjang bacaan Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf adalah : 6 harkat.
Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf  hanya ada pada 2 tempat  dalam Al-Quran, yaitu pada suroh YUUNUS ayat : 51 dan 91, yaitu lafazh :
    أَلاَنَ  ( AAAAAAL-AANA )
9.  MADD LAAZIM KILMII MUTSAQQOL               مد لازم كلمي مثقل
yang disebut Madd Lazim Kilmi Mutsaqol adalah :
هوان يكون بعد حرف المد حرف مشدد في كلمة واحدة 
( HUWA AN YAKUUNA BA'DA HARFIL- MADDI HARFUN MUSYADDADUN FII KALIMATIN WAAHIDATIN )

Artinya : yaitu  apabila setelah Huruf Madd, terdapat Huruf yang bertasydiid dalam satu kalimah.
panjang bacaan Madd Lazim Kilmi Mutsaqol  adalah : 6 harkat.
seperti contoh lafazh
Disertai tanda Alis diatas Alif  
كَافَّةً  ( KAAAAAAFFATAN )         الْحَاقَّةُ ( AL-HAAAAAAQQOTU ) dll.
10. MADD LAAZIM HARFII MUTSAQQOL                   مد لازم حرفي مثقل
yang disebut Madd Lazim Harfi Mutsaqol  adalah :
هوعبارة عن اجتماع السكون الأصلي مع حرف المد في حرف الهجاء ويدغم وجوبا 

 
( HUWA  'IBAAROTUN  'ANIJTIMAA'ISSUKUUNIL-ASHLIYYI  MA'A  HARFIL-MADDI  FII  HARFIL-HIJAA-I   WAYUDGHOMU  WUJUUBAN )

Artinya : yaitu sebuah ibarat dari kumpulnya Sukun ashli serta Huruf Madd pada Huruf HIJAA-IYYAH, sedangkan sukun Ashli tersebut di idghomkan,dengan wajib hukumnya. 
Adapun tanda bahwa sukun ashli tersebut telah di idghoomkan yaitu dengan Tasydiid pada huruf HIJAA-IYYAH nya. 
الـم
panjang bacaan Madd Lazim harfi Mutsaqol  adalah : 6 harkat.
seperti contoh lafazh :  
                          ( Alif  Laaam Miiimm ) dll.

11.  MADD LAAZIM HARFII MUKHOFFAF
   
مد لازم حرفي مخفف 
yang disebut Madd Lazim Harfi Mukhoffaf  adalah :
هوعبارة عن اجتماع السكون الأصلي مع حرف المد في حرف الهجاء ولا يدغم 
( HUWA  'IBAAROTUN  'ANIJTIMAA'ISSUKUUNIL-ASHLIYYI  MA'A  HARFIL-MADDI  FII  HARFIL-HIJAA-I  WALAA  YUDGHOOMU )

Artinya : yaitu sebuah ibarat dari kumpulnya sukun ashli serta huruf Madd pada huruf HIJAA-IYYAH, sedangkan sukun ashli tersebut tidak di idghamkan.
panjang bacaan Madd Lazim Harfi Mukhoffaf  adalah : 6 harkat
seperti contoh lafazh :                                                                     يس  ( YAA-SIIIIIIN )
di baca “Yaa” panjang 2 harkat dan “Siiin” adalah 6 harakat

CATATAN :
Madd Lazim Harfi    seluruhnya hanya ada pada awal surah, yaitu terdapat pada huruf-hruf HIJAA-IYYAH yang dibacanya menurut nama dari huruf-huruf tersebut, Adapun huruf HIJAA-IYYAH yang dijadikan MADD LAAZIIM disebut huruf-huruf                                                FAWAATIHUSSUWAR    فواتح السور  
 
jumlah huruf  FAWAATIHUSSUWAR ada 14 huruf. yang terkumpul pada lafazh :  
 صله سحيرامن قطعك     ( SILHU  SUHAYRON  MAN  QOTHO'AKA )
yaitu :                                      ص ل ه س ح ي ر ا م ن ق ط ع ك
( SHOD-LAM-HA-SIN-HA-YA-RO-ALIF-MIM-NUN-QOF-THO-'AIN-KAF)

huruf-huruf  FAWAATIHUSSUWAR   yang 14 ini dibagi 3 bagian :
yang harus dibaca 6 harkat, jumlahnya ada 8 huruf, yang terkumpul pada  lafazh :
نَقَصَ عَسَلُكُمْ  ( NAQOSHO  'ASALUKUM )
yaitu :   ن ق ص ع س ل ك م ( NUN- QOF- SHOD- 'AIN- SIN- LAM- KAF- MIM )  kecuali huruf  ع ( 'AIN ) boleh dibaca panjang 6 harkat, atau dibaca 4 harkat. tapi lebih utama dibaca 6 harkat

yang harus dibaca 2 harkat, jumlahnya ada 5 huruf, yang terkumpul pada lafazh hayathoharo atau:
 حَيٌ طَهُرْ  (HAYYUN THOHUR) yaitu :   ح ي ط ه ر 
Yang tidak dibaca panjang samasekali ( tidak ada huruf mad ) yaitu  ا
( ALIF ).
12.  MADD FARQ             مد فرق                                                                              
yang disebut Madd Farq adalah :
  هوالمد يفرق بين الإستفهام والخبرلأنه لولا المد لتوهم أنه خبرلااستفهام فالهمزة فيه للاستفهام

HUWALMADDU YUFARRIQU BAINAL-ISTIFHAAMI WALKHOBARI LI-ANNAHUU  LAU LALMADDU  LATUWUHHIMA ANNAHU KHOBARUN  LAA ISTIFHAAMUN FALHAMZATU FIIHI LIL-ISTIFHAAMI
Artinya : yaitu Madd yang membedakan antara kalimah Istifhaam ( pertanyaan ) dan kalimah Khobar (berita/keterangan) karena jika tidak dibedakan dengan Madd, maka kalimat Istifhaam akan disangka kalimah Khobar, padahal Hamzah tersebut adalah Istifhaam.

Cara membaca Madd Farq yaitu dengan cara memanjangkan Hamzahnya 6 harkat terus tasydid kepaada huruf yang ada di depannya.

Madd Farq dalam Al-Quran hanya terdapat pada 4 tempat yaitu : dalam suroh al-an'am ayaat 143-144,  suroh yunus ayat 59 dan suroh annamal ayat 59.  yaitu lafazh :
  قُلءَاالذَّكَرَيْن  ( QUL- AAAAAA DZDZAKAROINI )
 dan lafazh :
  
ءاَالله  (AAAAAALLOOHU )
13. MADD TAMKIIN.    مد تمكين
yang disebut Madd Tamkin adalah :
هُوَكُلُّ يَائَيْنِ اَحَدُهُمَا سَاكِنُ مَكْسُوْرٌ مَا قَبْلَهَا مُشَدَدًا 
(HUWA KULLU YAAYNI AHADUHUMAA SAAKINUN MAKSUURUN MAA QOBLAHAA MUSYADDADAN )

Artinya : yaitu setiap dua huruf YA (dalam satu kalimah) salasatu dari dua YA tersebut sukun/mati, sedangkan huruf YA yang pertama berharkat kasroh serta tasydiid. 

panjang bacaan Madd Tamkin adalah 2 harkat. seperti contoh lafazh : 
 حَيِّيْتُمْ   ( HUYYIITUM )       رَبَّانِيِّيْنَ  ( ROBBANIYYIINA ) dll.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More