HUKUM
BACAAN PANJANG PENDEK
Hukum Madd
Adalah hukum bacaan yang
berkaitan dengan panjang pendeknya bacaan sesuai harokatnya.
1. Harakat artinya gerak, yaitu
gerak sedang, seperti gerak jari, angguk atau ketukan dalam irama musik. Untuk
lebih jelasnya, perhatikan uraian berikut ini :
1
harakat = 1 gerak atau 1 ketukan
2
harakat = 2 gerak atau 2 ketukan
3
harakat = 3 gerak atau 3 ketukan
4
harakat = 4 gerak atau 4 ketukan
5
harakat = 5 gerak atau 5 ketukan
6
harakat = 6 gerak atau 6 ketukan
2. Alif adalah salah satu huruf
hijaiah yang bersifat netral, tidak masuk dalam kelompok Qamariah maupun
Syamsiah, kemudian dijadikan istilah untuk menentukan ukuran bacaan panjang,
dengan nilai sebagai berikut :
1 Alif = 2 harakat = 2 gerak
atau 2 ketukan
1,5 Alif = 3 harakat = 3 gerak
atau 3 ketukan
2 Alif = 4 harakat = 4 gerak
atau 4 ketukan
2,5 Alif = 5 harakat = 5 gerak
atau 5 ketukan
3 Alif = 6 harakat = 6 gerak
atau 6 ketukan
Membaca tanda harokat panjang 5 harokat di ikuti tanda hamzah: boleh mengayun panjang
Membaca
tanda harokat panjang 5 harokat dengan tanpa mengayun yg di ikuti tanda tasjid
Kaidah dalam membaca
huruf fathah adalah:
Fathul Fammi fathan taammam: membuka rongga
mulut dengan bukaan yang sempurna
Pengertian Madd menurut
lughoh ( bahasa ) adalah : ( AL-MATHU )
Artinya :
memanjangkan atau pengertian Madd menurut
lughoh itu adalah
( AZZIYAADATU ) artinya
: tambahan.
sedangkan pengertian Madd menurut
Ishtilah adalah :
إطالة الصوت بحرف
من حروف المد الثلاثة
( ITHOOLATUSHSHOUTI
BIHARFIN MIN HURUUFIL-MADDITSTSALAATSATI )
Artinya :
memanjangkan suara dengan huruf dari huruf-huruf mad yang tiga.
Hukum Madd terbagi 2 bagian, yaitu : MADD ASHLI dan MADD
FAR'I
MAD ASHLI (Mad Thobi’i)
Madd Ashli adalah Madd
yang tidak membutuhkan sebab, seperti “hamzah” atau “sukun”.
yang dimaksud sebab disini adalah : hal-hal yang menyebabkan Madd Ashli menjadi Madd Far’i, seperti “hamzah” atau “sukun” yang terletak sesudah huruf Madd.
jadi apabila setelah huruf Madd tidak menghadapi “hamzah” atau “sukun” maka disebut MADD ASHLI,tapi apabila setelah huruf Madd menghadapi
yang dimaksud sebab disini adalah : hal-hal yang menyebabkan Madd Ashli menjadi Madd Far’i, seperti “hamzah” atau “sukun” yang terletak sesudah huruf Madd.
jadi apabila setelah huruf Madd tidak menghadapi “hamzah” atau “sukun” maka disebut MADD ASHLI,tapi apabila setelah huruf Madd menghadapi
“hamzah”
atau “sukun” maka secara otomatis berubah menjadi MADD FAR'I.
adapun huruf Madd jumlahnya ada 3 itu yaitu :
adapun huruf Madd jumlahnya ada 3 itu yaitu :
بَا
|
1. Huruf ALIF setelah
huruf yang berharkat FATHAH ------------------
بُوْ
|
2. Huruf
WAU MATI setelah huruf yang berharkat DHOMAH
----------
بِيْ
|
3. Huruf
YA MATI setelah huruf yang berharkat KASROH. --------------
قَالَ (
QOOLA ) يَقُوْلُ ( YAQUULU )
قِيْلَ ( QIILA )
|
MADD ASHLI
disebut juga MADD THOBI'I. alasannya yaitu :
لان صاحب
الطبيعة السليمة لا ينقصه عن حده ولايزيدعليه
LIANNA SHOHIBATH
THOBII'ATISSALIIMATI LAA YANQUSHUHU 'AN HADDIHI WALAA YAZIIDU 'ALAIHI
Dengan kata lain apabila alif
terletak sesudah fathah atau Yaa Sukun sesudah Kasrah
atau Wau sesudah Dhamah maka hukum bacaannya adalah
sepanjang dua harkat ( Dua ketukan ) atau disebut satu alif, Contoh :
Fiyha di baca fiiha فِيْ هَا Quwluw baca Quuluu قُوْلُوْ Artinya
:
sesungguhnya seorang yang mempunyai thobi'at yang baik,tidak akan mengurangi
atau menambah panjang bacaan dari yang telah di tentukan.
Maksudnya, ketentuan bahwa Madd Ashli harus dibaca panjang 2 harkat, tidak mungkin dikurangi atau ditambah oleh orang yang mempunyai thobi'at baik, jadi orang tersebut akan membaca Madd Ashli sesuai ketentuan, yakni 2 harkat, tidak kurang dan tidak lebih.
Maksudnya, ketentuan bahwa Madd Ashli harus dibaca panjang 2 harkat, tidak mungkin dikurangi atau ditambah oleh orang yang mempunyai thobi'at baik, jadi orang tersebut akan membaca Madd Ashli sesuai ketentuan, yakni 2 harkat, tidak kurang dan tidak lebih.
HUKUM MAD FAR’I
المدالزائدعلى
المدالأصلي بسبب من همزاوسكون
|
( AL-MADDUZZAA-IDU
'ALALMADDIL-ASHLIYYI BISABABIN MIN HAMZIN AU SUKUUNIN )
Madd yang merupakan hukum
tambahan dari Madd Ashli , yang disebab kan
oleh Hamzah atau Sukun.
dalam Ishtilah lain yang disebut MADD FAR'I adalah :
هوما يتوقف على سبب من همزاوسكون
( HUWA
MAA YATAWAQQOFU 'ALAA SABABIN MIN HAMZIN AU
SUKUUNIN )
Artinya :
yaitu Madd yang butuh terhadap sebab, dari Hamzah , Sukun, Atau
Tasydid.
yang mana Hamzah atau Sukun disini terletak setelah huruf Madd.
adapun jumlah MADD FAR'I semuanya ada 13 yaitu :
yang mana Hamzah atau Sukun disini terletak setelah huruf Madd.
adapun jumlah MADD FAR'I semuanya ada 13 yaitu :
MADD yang disebabkan karena Hamzah ada 4 :
1. MADD WAAJIB MUTTASHIL مد واجب متصل
yang disebut Madd Wajib Muttashil adalah :
yang disebut Madd Wajib Muttashil adalah :
هوان
يكون المد والهمزة في كلمة واحدة
( HUWA AN
YAKUUNALMADDU WALHAMZATU FII KALIMATIN WAAHIDATIN)
Artinya :
yaitu apabila Huruf Madd dan Hamzah berada
dalam satu kalimah.
panjang bacaan Madd Wajib Muttashil adalah ukuran : 5 harkat
panjang bacaan Madd Wajib Muttashil adalah ukuran : 5 harkat
( 2 alif
setengah ) contoh
sepertilafazh :
جَاءً (
JAAAAA-A )
|
اُولَئِكَ ( ULAAAAA-IKA
) dll.
|
2. MADD
JAA-IZ MUNFASHIL مد جائز منفصل
yang disebut Madd Jaiz
Munfashil adalah :
هوما كان حرف المد
في كلمة والهمزة في كلمة اخرى
( HUWA MAA
KAANA HARFULMADDI FII KALIMATIN WALHAMZATU FII KALIMATIN UKHROO )
jadi antara Huruf Madd dan Hamzah berada pada kata yang terpisah maka itulah yang disebut Madd Jaiz Munfashil.
Panjang
bacaan Madd Jaiz Munfashil adalah ukuran
: 2-5 harkat.
boleh dibaca 2 harkat ( satu alif ), yaitu ketika bacaan HADR ( CEPAT )
boleh dibaca 4 harkat ( dua alif ), yaitu ketika bacaan TADWIIR ( SEDANG )
boleh dibaca 5 harkat ( dua alif setengah ), yaitu ketika bacaan TARTIIL
boleh dibaca 2 harkat ( satu alif ), yaitu ketika bacaan HADR ( CEPAT )
boleh dibaca 4 harkat ( dua alif ), yaitu ketika bacaan TADWIIR ( SEDANG )
boleh dibaca 5 harkat ( dua alif setengah ), yaitu ketika bacaan TARTIIL
( LAMBAT )
contoh
seperti lafazh :
لَا
اَعْبُدُ (LAA-A'BUDU) (LAAAA-A'BUDU)
(LAAAAAA'BUDU)
3. MADD SHILAH . مد صلة
yang disebut Madd Shilah adalah
:
هوحرف مد زائد مقدربعدهاءالضمير
(
HUWA HARFU MADDIN ZAA-IDUN MUQODDARUN
BA'DA HAA-IDHDHOMIIRI )
Artinya :
yaitu : huruf MADD yang menjadi tambahan, yang diperkirakan
setelah HA dhomiir ) jadi, ketika HA dhomiir
dibaca panjang, itu dikarenakan pada HA tersebut terdapat huruf Madd, tetapi
huruf Madd tersebut hanya ada pada pengucapannya, tidak ada
dalam tulisannya,( MUQODDAR/diperkirakan)
apabila HA dhomiir nya berharkat Dhomah maka huruf Madd yang diperkirakannya adalah wau mati, dan apabila HA Dhomiir nya berharkat Kasroh maka huruf Madd yang diperkirakannya adalahYA MATI.
apabila HA dhomiir nya berharkat Dhomah maka huruf Madd yang diperkirakannya adalah wau mati, dan apabila HA Dhomiir nya berharkat Kasroh maka huruf Madd yang diperkirakannya adalahYA MATI.
Madd Shilah terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :
1. ( MADD
SHILAH QOSHIROH ) مد صلة قصيرة
لربه
لكنود
انه لقول
رجعه
لقادر
|
(
LIROBBIHII LAKANUUD )
( INNAHUULAQOULUN )
( ROJ'IHII LAQOODIR
)
|
2. ( MADD SHILAH
THOWIILAH ) مد صلة طويلة
yaitu apabila
setelah HA Dhomiir menghadapi Hamzah,
panjang bacaan nya 2-5 harkat
boleh dibaca 2, atau 4, atau 5 harkat. seperti MADD JAA-IZ MUNFASHIL.
seperti contoh lafazh :
seperti contoh lafazh :
به ازواجا (BIHII AZWAAJAA)
( BIHIIII AZWAAJAA)(BIHIIIIIAZWAAJAA)
وثاقه
احد
(WATSAAQOHUUAHAD) ( WATSAAQOHUUUU AHAD)
(WATSAA QOHUUUUU AHAD) dll.
Diisyaratkan
bagi MADD SHILAH, sebelum HA Dhomir atau sesudahnya jangan didahului
oleh huruf yang mati/sukun dan jangan menghadapi huruf yang mati/sukun.
apabila HA Dhomir tersebut didahului atau menghadapi huruf yang mati, maka
tidak disebut MADD SHILAH, (tidak jadi panjang ) seperti contoh
lafazh
: ربه الأعلى ( ROBBIHIL-A'LAA ) أنه الحق ( ANNAHUL-HAQQU )
kecuali pada lafazh : فيه ( FIIHII )
kecuali pada lafazh : فيه ( FIIHII )
suroh al-furqoon ayat :
69, HA Dhomirnya dibaca panjang 2 harkat, walaupun didahului oleh
huruf yang sukun/mati. yang disebut : MADD
MUBALAGHOH.
yang disebut Madd Badal adalah
:
هوان يجتمع المد مع
الهمزة في كلمة لكن تتقدم الهمزة على المد
( HUWA-
AN YAJTAMI'AL-MADDUMA'AL-HAMZATI FII KALIMATIN LAAKIN TATAQODDAMUL-HAMZATU 'ALALMADDI )
Artinya :
yaitu berkumpulnya Huruf Madd serta Hamzah dalam kalimah tetapi posisi Hamzah
lebih dahulu daripada Madd.
panjang bacaan Madd Badal adalah
: 2 harkat.
contoh
seperti lafazh آمَنُوا (AAMANUU) إِيمَانًا
(IIMAANAN) أُوْتِيَ
(UUTIYA)
Mad
syibhul badal :
yaitu setiap hamzah yg
berharkat tanwin fathah yg di baca waqof.
Panjangnya 1 alif atau 2
harokat contoh :
النِّسَاءً Nisa- an
di baca nisa a
شَيْئًا Syai – an dibaca syai - aa
MAD terjadi karena sebab
Waqaf (tanda berhenti) ada 3:
5. MADD 'IWADH مد عوض
Madd ‘iwadh adalah :
هوالوقف على
التنوين المنصوب في آخرالكلمة
(HUWAL-WAQFU 'ALATTANWIINIL-MANSHUUBI
FII AAKHIRILKALIMATI)
Artinya : yaitu waqof (
berhenti bacaan ) pada Tanwin Fathah pada akhir kalimah panjang
bacaan Madd ‘iwadh adalah : 2 harkat.
أحَدًا ( AHADAN ) dibaca : AHADAA
حَكِيْمًا ( HAKIIMAN ) dibaca : HAKIIMAA
kecuali apabila waqof pada
tanwiin fathah di akhir kalimah, sedangkan huruf yang
berharkat tanwin fathah itu adalah huruf ة (TA
MARBUTHOH)
maka tidak dibaca panjang
melainkan huruf TA MARBUUTHOH nya di sukunkan. seperti contoh lafazh :
بُكْرَةً ( BUKROTAN ) dibaca BUKROH jangan dibaca : BUKROTAA dll.
6. MADD LIIN مد لين
Yang disebut Madd Liin adalah :
Yang disebut Madd Liin adalah :
هوان يقع بعد حرفيه
حرف ساكن عرض للوقف
( HUWA ANYA QO'A BA'DA HARFAYHI
HARFUN SAAKINUN'ARODHOLIL-WAQFI)
Artinya : yaitu apabila setelah dua huruf LIIN ( WAU dan YA sukun setelah harkat fathah ) terdapat sukun 'ARIDHI ( sukun karena waqof )
Panjang bacaan Madd Liin adalah : sama dengan MADD 'ARIDH LISSUKUUN yaitu : 2-6 harkat ( boleh dibaca 2, 4, atau 6 harkat.) seperti contoh lafazh :
مِنْ خَوْف (MIN
KHOUUF) atau
(MIN KHOUUUUF) atau (MIN KHOUUUUUUF)
syarat bisa dibaca Madd Liin adalah : ketika setelah huruf LIIN
( WAU atau YA sukun setelah harkat Fathah ) menghadapi sukun
'ARIDHI/sukun karena diwaqofkan. tapi apabila setelah huruf LIIN tersebut
tidak bertemu dengan SUKUN 'ARIDHI, maka tidak dibaca Madd Liin melainkan hanya dibaca LIIN saja,
dibaca lunak/lembut tanfa memakai MADD.( tidak dibaca panjang )
Yaitu setiap huruf mad bertemu
dengan huruf hidup yang di bca waqof. Panjang.a boleh memilih 1,2 atau 3 alif
tapi yg paling sempurna 3 alif atau 6 harkat contoh : muslimuuna
di baca muslimuun
Madd Aridh lisukun adalah :
هوالوقف على
آخرالكلمة وكان قبل الحرف الموقوف عليه احد حروف المدالطبعي التي هي الالف والواو
والياء
(
HUWAL-WAQFU 'ALAA AAKHIRILKALIMATI WA
KAANA QOBLAL HARFIL - MAUQUUFI
'ALAIHI AHADU HURUUFIL-MADDITTHOBI
'ILLATII HIYAL-ALIFU WALWAA-WU WALYAA-U )
Artinya :
yaitu waqof pada akhir kalimah ( berhenti bacaan ) sedangkan sebelum huruf yang
di waqofkan itu merupakan salasatu huruf Madd Thobi'i,yaitu :
ALIF dan WAU dan YA.
Adapun panjang bacaan Madd
Aridh lisukun adalah ukuran : 2-6
harkat.
boleh dibaca : 2 harkat ( satu alif ), yaitu dibaca : قَصْرِ ( QOSHR )
boleh dibaca : 4 harkat ( dua alif ), yaitu dibaca: تَوَسُطً ( TAWASUTH )
boleh dibaca : 6 harkat ( tiga alif ), yaitu : طُوْلِ ( THUUL )
contoh seperti lafazh : مُسْلِمُوْنَ ( MUSLIMUUN ) ( MUSLIMUUUUN ) (MUSLIMUUUUUUN )
boleh dibaca : 2 harkat ( satu alif ), yaitu dibaca : قَصْرِ ( QOSHR )
boleh dibaca : 4 harkat ( dua alif ), yaitu dibaca: تَوَسُطً ( TAWASUTH )
boleh dibaca : 6 harkat ( tiga alif ), yaitu : طُوْلِ ( THUUL )
contoh seperti lafazh : مُسْلِمُوْنَ ( MUSLIMUUN ) ( MUSLIMUUUUN ) (MUSLIMUUUUUUN )
MADD
yang disebabkan karena Sukun atau
Tasydid :
8.
MADD LAAZIM KILMII MUKHOFFAF مد لازم كلمي مخفف
44
|
yang disebut Madd Lazim Kilmi
Mukhoffaf adalah :
هوان يكون بعد حرف
المد حرف ساكن
( HUWA AN YAKUUNA BA'DA HARFIL-MADDI
HARFUN SAAKINUN )
Artinya :
yaitu apabila setelah Huruf Madd, terdapat Huruf yang bersukun.
panjang bacaan Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf adalah : 6 harkat.
Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf hanya ada pada 2 tempat dalam Al-Quran, yaitu pada suroh YUUNUS ayat : 51 dan 91, yaitu lafazh :
panjang bacaan Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf adalah : 6 harkat.
Madd Lazim Kilmi Mukhoffaf hanya ada pada 2 tempat dalam Al-Quran, yaitu pada suroh YUUNUS ayat : 51 dan 91, yaitu lafazh :
أَلاَنَ ( AAAAAAL-AANA
)
9. MADD LAAZIM KILMII MUTSAQQOL مد لازم كلمي مثقل
yang disebut Madd Lazim Kilmi
Mutsaqol adalah :
هوان يكون بعد حرف
المد حرف مشدد في كلمة واحدة
( HUWA
AN YAKUUNA BA'DA HARFIL- MADDI HARFUN MUSYADDADUN FII KALIMATIN WAAHIDATIN )
Artinya :
yaitu apabila setelah Huruf Madd, terdapat Huruf yang
bertasydiid dalam satu kalimah.
panjang bacaan Madd Lazim Kilmi
Mutsaqol adalah : 6 harkat.
seperti contoh lafazh Disertai tanda Alis diatas Alif :
seperti contoh lafazh Disertai tanda Alis diatas Alif :
كَافَّةً (
KAAAAAAFFATAN ) الْحَاقَّةُ ( AL-HAAAAAAQQOTU ) dll.
10.
MADD LAAZIM HARFII MUTSAQQOL مد لازم حرفي مثقل
yang disebut Madd Lazim Harfi
Mutsaqol adalah :
هوعبارة عن اجتماع
السكون الأصلي مع حرف المد في حرف الهجاء ويدغم وجوبا
( HUWA 'IBAAROTUN
'ANIJTIMAA'ISSUKUUNIL-ASHLIYYI MA'A HARFIL-MADDI FII
HARFIL-HIJAA-I WAYUDGHOMU
WUJUUBAN )
Artinya :
yaitu sebuah ibarat dari kumpulnya Sukun ashli serta Huruf Madd pada
Huruf HIJAA-IYYAH, sedangkan sukun Ashli tersebut di idghomkan,dengan wajib
hukumnya.
Adapun tanda bahwa sukun
ashli tersebut telah di idghoomkan yaitu dengan Tasydiid
pada huruf HIJAA-IYYAH nya.
الـم
|
seperti contoh lafazh : ( Alif Laaam Miiimm ) dll.
11. MADD LAAZIM HARFII MUKHOFFAF مد لازم حرفي مخفف
yang disebut Madd Lazim Harfi
Mukhoffaf adalah :
هوعبارة عن اجتماع
السكون الأصلي مع حرف المد في حرف الهجاء ولا يدغم
( HUWA
'IBAAROTUN 'ANIJTIMAA'ISSUKUUNIL-ASHLIYYI MA'A
HARFIL-MADDI FII HARFIL-HIJAA-I WALAA YUDGHOOMU )
Artinya : yaitu sebuah ibarat dari kumpulnya
sukun ashli serta huruf Madd pada huruf HIJAA-IYYAH, sedangkan sukun
ashli tersebut tidak di idghamkan.
panjang
bacaan Madd
Lazim Harfi Mukhoffaf adalah
: 6 harkat
seperti contoh lafazh :
يس ( YAA-SIIIIIIN )
di baca “Yaa”
panjang 2 harkat dan “Siiin” adalah 6 harakat
CATATAN :
Madd Lazim Harfi seluruhnya hanya ada pada awal surah,
yaitu terdapat pada huruf-hruf HIJAA-IYYAH yang dibacanya menurut nama dari
huruf-huruf tersebut, Adapun huruf HIJAA-IYYAH yang dijadikan MADD LAAZIIM
disebut huruf-huruf FAWAATIHUSSUWAR فواتح السور
jumlah
huruf FAWAATIHUSSUWAR ada 14 huruf. yang terkumpul pada lafazh :
صله سحيرامن قطعك (
SILHU SUHAYRON MAN QOTHO'AKA )
yaitu
: ص ل ه س ح ي ر ا م
ن ق ط ع ك
( SHOD-LAM-HA-SIN-HA-YA-RO-ALIF-MIM-NUN-QOF-THO-'AIN-KAF)
huruf-huruf FAWAATIHUSSUWAR yang 14 ini dibagi 3 bagian :
yang harus dibaca 6 harkat, jumlahnya ada 8
huruf, yang terkumpul pada lafazh :
نَقَصَ عَسَلُكُمْ ( NAQOSHO
'ASALUKUM )
yaitu : ن ق ص ع س ل ك م ( NUN-
QOF- SHOD- 'AIN- SIN- LAM- KAF- MIM ) kecuali huruf ع ( 'AIN ) boleh dibaca panjang 6 harkat, atau dibaca 4
harkat. tapi lebih utama dibaca 6 harkat
yang harus dibaca 2 harkat, jumlahnya ada 5
huruf,
yang terkumpul pada lafazh hayathoharo atau:
حَيٌ طَهُرْ (HAYYUN
THOHUR) yaitu : ح ي ط ه ر
Yang tidak dibaca panjang samasekali ( tidak ada
huruf mad ) yaitu ا
( ALIF ).
12. MADD FARQ مد فرق
yang
disebut Madd Farq adalah :
هوالمد يفرق بين الإستفهام
والخبرلأنه لولا المد لتوهم أنه خبرلااستفهام فالهمزة فيه للاستفهام
HUWALMADDU
YUFARRIQU BAINAL-ISTIFHAAMI WALKHOBARI LI-ANNAHUU LAU LALMADDU
LATUWUHHIMA ANNAHU KHOBARUN LAA
ISTIFHAAMUN FALHAMZATU FIIHI LIL-ISTIFHAAMI
Artinya :
yaitu Madd yang membedakan antara kalimah Istifhaam ( pertanyaan ) dan kalimah
Khobar (berita/keterangan) karena jika tidak dibedakan dengan Madd,
maka kalimat Istifhaam akan disangka kalimah Khobar, padahal Hamzah tersebut
adalah Istifhaam.
Cara
membaca Madd Farq yaitu dengan cara memanjangkan Hamzahnya 6 harkat terus
tasydid kepaada huruf yang ada di depannya.
Madd
Farq dalam Al-Quran hanya terdapat pada 4 tempat yaitu : dalam suroh
al-an'am ayaat 143-144, suroh yunus ayat 59 dan suroh annamal ayat
59. yaitu lafazh :
قُلءَاالذَّكَرَيْن
( QUL- AAAAAA DZDZAKAROINI )
dan lafazh : ءاَالله (AAAAAALLOOHU )
dan lafazh : ءاَالله (AAAAAALLOOHU )
13. MADD TAMKIIN. مد تمكين
yang disebut Madd Tamkin adalah :
yang disebut Madd Tamkin adalah :
هُوَكُلُّ يَائَيْنِ
اَحَدُهُمَا سَاكِنُ مَكْسُوْرٌ مَا قَبْلَهَا مُشَدَدًا
(HUWA KULLU
YAAYNI AHADUHUMAA SAAKINUN MAKSUURUN MAA QOBLAHAA MUSYADDADAN )
Artinya :
yaitu setiap dua huruf YA (dalam satu kalimah) salasatu dari dua YA
tersebut sukun/mati, sedangkan huruf YA yang pertama berharkat kasroh
serta tasydiid.
panjang bacaan Madd Tamkin adalah
2 harkat. seperti contoh lafazh :
حَيِّيْتُمْ (
HUYYIITUM ) رَبَّانِيِّيْنَ ( ROBBANIYYIINA ) dll.



0 comments:
Post a Comment